<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2833058439724085583</id><updated>2011-04-22T01:36:28.393+07:00</updated><title type='text'>masputro</title><subtitle type='html'>lelaki dan omong kosongnya</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://masputro.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2833058439724085583/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masputro.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>masputro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13800003979476583067</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_dhzUKW59O1I/SRf46WBRdUI/AAAAAAAAAAM/c3a9qW-2tvo/S220/hampir+sembuh.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>7</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2833058439724085583.post-1161167483971348087</id><published>2011-02-16T14:48:00.000+07:00</published><updated>2011-02-16T14:51:22.404+07:00</updated><title type='text'>DILARANG BERHENTI</title><content type='html'>Seberapa sering kita merasa bahwa hidup ini tak berjalan dengan baik? Seringkah kita merasa sedang sial? Berapa kali dalam sehari kita mengeluh? Apakah saat ini anda merasa bernasib kurang baik? Mungkin ada baiknya jalan-jalan refreshing sebentar....siapa tau kita mujur mendapat harta karun di pinggir jalan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melakoni perjalanan kehidupan hingga siang tadi, saya mendapati isi dompet saya hanya terdiri dari selembar lima ribuan dan beberapa lembar seribuan berhiaskan seringai lembut Kapiten Pattimura, jam sudah merapat bersatu di angka 12 menandakan waktu istirahat makan siang, perut sudah berontak memohon asupan untuk menyuplai energi ke otot yang sudah sejak pagi tidak diisi. Angkringan di pinggir jalanpun menjadi alternatif solusi, beruntung saya hidup di jogja yang memiliki katalog kuliner untuk segala tingkatan roda kehidupan, tidak peduli roda anda sedang berputar keatas ataupun kebawah di kota ini anda tetap memiliki menu yang kooperatif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hitung punya hitung, sebungkus nasi kucing harganya seribu, tempe limaratusan, kerupuk lima ratus, dan es teh seribu. Kalau saya makan dua bungkus nasi kucing plus dua tempe bonus kerupuk dua dan segelas es teh totalnya semua 5000 rupiah, hmmm...cukuplah, perut kenyang dan masih ada beberapa lembar ribuan untuk jaga-jaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka mulailah menu makan siang dilahap dengan khidmat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah asyiknya menikmati makan siang masuklah ke tenda angkringan seorang ibu yang kira-kira berumur sekitar 45 tahun, berpakaian kumal membawa tas jinjing besar yang tak kalah kumalnya. Cerewetnya bukan main. Dalam hati saya menebak-nebak mungkin beliau seorang pemulung, pengemis atau mungkin semacam freelancer di pabrik tahu. Dan ternyata tebakan saya tidak meleset, saat ada wanita tua yang berjalan lewat di depan angkringan dia pun bercerita bahwa wanita tersebut sering berebut lahan mengemis dengannya di perumahan dekat situ. Itulah indahnya angkringan, anda bisa makan bersama siapapun di sana, bisa seorang pejabat, anak konglomerat, istri simpanan, ta’mir masjid ataupun residivis. Dan siang ini Allah menakdirkan saya untuk makan siang dengan seorang pengemis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dengan mantap sang ibu pengemis memesan seporsi mie instan serta segelas teh hangat. Sambil menikmati hidangannya dia terus mengobrol ngalor ngidul dengan penjual angkringan mulai dari ramainya jalanan hari ini hingga pasar malam sekaten yang hampir usai. Dengan tambahan lauk beberapa tempe nampaknya sudah cukup makan siangnya kali ini, dan seakan sudah terprogram dikeluarkannya botol air mineral ukuran kecil dari dalam tas lalu dituangkannya sisa teh hangat dari dalam gelas ke botol tersebut, pas sekali botol itu terisi dengan penuh sempurna. Saat dihitung menu makannya jumlahnyapun sempurna pas 5000 rupiah, pasti rutinitas ini sudah dilakukannya ratusan atau mungkin ribuan kali. Tak terlihat rasa mengeluh sedikitpun di wajahnya, tak terdengar protes –kecuali keluhannya akan lalu lintas yg semakin semrawut- dalam setiap kalimat yang terucap dari bibirnya. Aih, malunya diri ini, baru bokek barang sebentar saja sudah mengutuki nasib dan memaki-maki pejabat negara ini yang nggak becus menyejahterakan rakyatnya. Sementara yang bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan bisa terus menikmati hidup dan tak berhenti berusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi teringat para kuli bangunan yang sejak pagi saya awasi, merekapun hanya diupah 40.000 sehari, bekerja kasar dari pagi hingga petang itupun sudah termasuk makan siang ala kadarnya. Memang benar kata orang tua, sering-seringlah melihat ke bawah agar kita tidak pernah lupa mensyukuri apa yang telah Allah limpahkan kepada kita. Terkadang terlalu sering melihat ke atas hanya akan menyilaukan mata hingga kita tersilap tak mampu melihat begitu banyak hal yang terlimpah bagi kita. Rasanya semangat kembali meluap siang ini...terimakasih ya Allah, tak pernah lupa Engkau tunjukkan selalu hikmah di hari-hariku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, masih ada beberapa lembar ribuan saat pulang bekerja sore ini, tak lupa mampir ke toko kelontong dekat rumah untuk membeli obat penurun panas buat Ano anakku. Dan sekali lagi hikmah itu muncul, kali ini hikmah itu muncul dalam wujud gantungan kunci, tanpa ragu kuhabiskan ribuan-ribuan sisa membeli obat untuk membeli gantungan kunci tersebut. Sebentuk gantungan kunci dari karet berlambang ala rambu lalu lintas dengan huruf S dicoret dan dibawahnya dengan tegas termaktub: JANGAN BERHENTI TUK MENGEJAR MIMPI&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2833058439724085583-1161167483971348087?l=masputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masputro.blogspot.com/feeds/1161167483971348087/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2833058439724085583&amp;postID=1161167483971348087' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2833058439724085583/posts/default/1161167483971348087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2833058439724085583/posts/default/1161167483971348087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masputro.blogspot.com/2011/02/dilarang-berhenti.html' title='DILARANG BERHENTI'/><author><name>masputro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13800003979476583067</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_dhzUKW59O1I/SRf46WBRdUI/AAAAAAAAAAM/c3a9qW-2tvo/S220/hampir+sembuh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2833058439724085583.post-5872795589418110592</id><published>2009-05-13T00:44:00.004+07:00</published><updated>2009-05-24T02:25:17.998+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>siang ini kusengaja duduk di teras kamar lantai tiga, secara sedang tidak tahu apa yang harus dikerjakan saking banyaknya beban pikiran yang menggelanyuti di setiap langkah,dan nampaknya cuaca sangat bersahabat dimana siang ini matahari tertutupi mendung dan angin begitu ramah menyapa mengelus perut yang semakin membuncit tak mampu menutupi akan terus bertambahnya usia, ahh...kursi goyang yang umurnya lebih tua dari umur anakku sudah siap membuai pejantan tambun ini menikmati sejuknya siang di jogja...sesuatu yang sudah sangat jarang terjadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semenit dua menit semua nampaknya begitu tenang dan nyaman, sebatang gudang garam pun mulai turut andil menyempurnakan istirahat ala sinyo londo ini, dan yang istimewa sebenarnya adalah angin yang begitu sejuk bahkan terkadang cenderung dingin bertiup bergelombang tak henti-henti menyapa dan membuai...istimewa sekali bahkan rasanya sudah lama sekali angin seperti ini tidak kurasakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di saat berikutnya barulah terasa perbedaan itu, di ketinggian yang tidak tertandingi oleh rumah tetangga ini ternyata baru kusadari bahwa angin memang berhembus lebih kencang bila kita berada di tempat yang lebih tinggi, jadi ingat cerita saudara yang baru pulang dari hongkong dan tinggal di apartemen lantai 40, bahkan disana gedungpun digoyangkan oleh angin, tidak heran rasanya angin ini lama-kelamaan mulai terasa sangat keras menerpa ditambah dengan efek suara dedaunan yang saling bergesekan keras dengan visual ranting yang terombang-ambing kesana kemari, jadi ingat juga kejadian angin puting beliung di seputaran UGM tempo hari yang menyebabkan kerusakan luar biasa, kenapa kali ini perlahan mulai kurasakan ketakutan akan kekuatan angin ini....suara atap seng rumah tetangga serasa guntur dan jemuran yang melambai semakin liar seakan hendak menerkamku, hingga perlahan tapi pasti teringat pula petuah semakin tinggi kita maka semakin kencang pula angin menerpa...yang berarti semakin tinggi posisi atau kedudukan kita maka semakin hebat pula cobaan dan ujian yang akan menerpa kita...jadi tambah takut nih...berarti kalo di tingkat tiga aja udah layak gini apalagi yang di tingkat 5-6-7..-40? wah di tingkat 3 aja nggak ku ku nih,rasanya belum pantas dong kunaik ke tingkat empat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hmmm, pantesan....bisa dievaluasi lebih dalam nih...maka semakin dalam pula kuhisap rokok ini....sedalam teori ipoleksosbudhankam untuk evaluasi diri kali ini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;ideologi&lt;/span&gt;, rutinitas keagamaanku beberapa tahun terakhir sangat kendor bahkan diiming-imingi traktir makan mie ayam pun aku rela tidak sholat dhuhur.....&lt;span style="font-style:italic;"&gt;pantesan&lt;/span&gt; mau nabung ONH kok nggak keturutan terus, dikasih kesempatan waktu luang untuk sholat dhuhur aja nggak digunakan (apalagi subuh) kok maunya naek haji...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;politik&lt;/span&gt;, dalam beberapa tahun belakangan kegiatan organisasiku sangat lemah, bahkan untuk mengmbil keputusanpun takut salah.....&lt;span style="font-style:italic;"&gt;pantesan&lt;/span&gt; posisinya jadi 'unthul' terus, lha wong jadi 'unthul' aja masih nggak becus kok maunya jadi sekjend PBB....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;ekonomi&lt;/span&gt;, penghasilan agak seret nih, tiap ada duit dikit selalu kepake buat hal yang nggak perlu......&lt;span style="font-style:italic;"&gt;pantesan&lt;/span&gt; bawanya receh terus, baru dapet agak banyak dikit udah dibuang-buang kok maunya diamanati milyaran...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;sosial&lt;/span&gt;, udah lama kayaknya pergaulanku terbatas dan dari yg beberapa gelintir temanpun ada juga yg bermasalah....&lt;span style="font-style:italic;"&gt;pantesan&lt;/span&gt; jarang ada yang mau menggauliku, lha wong dengan teman yg seadanya aja masih bermasalah dan suka egois kok maunya banyak yang nemenin terus...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan seterusnya....&lt;br /&gt;dan seterusnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hasilnya?&lt;br /&gt;nampaknya posisi yang kualami saat ini memang belum pantas untuk menjadi orang yang hebat, kaya, terkenal, dihormati, terpandang, diperhitungkan, bak alim ulama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai coro alias kecoak aja aku belum fasih jadi jangan dulu serakah menjadi babi apalagi memaksakan diri menjadi godzilla...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bisa diketawain lutung se-bonbin nih....wuiiiikikikikikkiii....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2833058439724085583-5872795589418110592?l=masputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masputro.blogspot.com/feeds/5872795589418110592/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2833058439724085583&amp;postID=5872795589418110592' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2833058439724085583/posts/default/5872795589418110592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2833058439724085583/posts/default/5872795589418110592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masputro.blogspot.com/2009/05/siang-ini-kusengaja-duduk-di-teras.html' title=''/><author><name>masputro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13800003979476583067</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_dhzUKW59O1I/SRf46WBRdUI/AAAAAAAAAAM/c3a9qW-2tvo/S220/hampir+sembuh.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2833058439724085583.post-1227759731114661836</id><published>2009-02-16T23:22:00.000+07:00</published><updated>2009-02-16T23:25:25.200+07:00</updated><title type='text'>Segitu aja capek....</title><content type='html'>..........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangankan untuk menulis, menggerakkan seluruh persendian tubuh agar bangkit melibas segala tantangan kehidupan inipun aku belum fasih….jangankan untuk menasihatimu kawan, memarahi diriku sendiripun aku hanya melenguh….alih-alih bekerja keras mengukir nama di batu semesta justru saat ini aku masih terbuai menjadi tuhan di alam khayal yang kuciptakan sendiri….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah para perwira yang telah mengarungi samudra, lambaikan tangan pada pengembara yang berani memilih kehidupannya, tepuk punggung para penyabar nan tekun meyakini jalannya, anggukkan kepala kepada pesohor yang menjunjung langit setinggi mungkin…karena diatas mereka hanya lah langit itu sendiri….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara….si jagoan, anak mama, sayangnya bunda, cucunya eyang, menantu kesayangan bapak ini malah asik merokok di teras, kaki di atas meja, koran terbuka lebar memberitakan perang dan pencabulan sementara sudut matanya hanya menatap hasil pertandingan sepakbola semalam….teh hangat menunggu, mie instan sedang dibelikan, gorengan sudah ludes buat rayahan cacing di perutnya, ada yg kurang nih….o iya, ini bukan jam enam pagi lho….ini jam 11 siang….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan…apakah kau tega melihatku seperti ini….&lt;br /&gt;Apakah kau layak menamai dirimu kawanku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarilah….ludahi aku saat kau lihat kujilat ludahku sendiri, tatap dengan seksama….pelototi aku kala kuhina manusia yang tak kusadari harkatnya justru diatasku, mari kawan….tampar pipiku jika kutertawa saat sanak saudaraku merintih memanggilku, ayolah….kencingi aku biar kurasakan hangatnya menjadi kecoak……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naah….begitu dong…nampaknya kau mulai kenal denganku &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SOBAT&lt;/span&gt;….&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2833058439724085583-1227759731114661836?l=masputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masputro.blogspot.com/feeds/1227759731114661836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2833058439724085583&amp;postID=1227759731114661836' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2833058439724085583/posts/default/1227759731114661836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2833058439724085583/posts/default/1227759731114661836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masputro.blogspot.com/2009/02/segitu-aja-capek.html' title='Segitu aja capek....'/><author><name>masputro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13800003979476583067</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_dhzUKW59O1I/SRf46WBRdUI/AAAAAAAAAAM/c3a9qW-2tvo/S220/hampir+sembuh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2833058439724085583.post-256657796466063815</id><published>2009-01-02T00:34:00.000+07:00</published><updated>2009-01-02T00:41:56.311+07:00</updated><title type='text'>Alkisah.....</title><content type='html'>Alkisah di Negeri Seribu Satu Malam, Baginda Raja terlihat gusar sepanjang hari, hatinya sedang gundah gundala, beliau seharian hilir mudik tak jelas dan sesekali meracau tanpa makna. Hingga akhirnya beliau memanggil para penasihat kerajaan yang dalam tempo kurang dari 45 menit sudah hadir lengkap dengan laptop masing-masing plus sambungan &lt;em&gt;wi-fi&lt;/em&gt; nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum genap para penasihat menduduki kursi masing-masing, sang Baginda sudah lebih dahulu menggertak “Coba jelaskan! Mengapa kisah kita sudah tidak laku lagi dipasaran???!!!!”. Sebagian penasihat raja yang sudah uzur dan lemah jantung sampai terloncat, baru kali ini baginda berteriak, terakhir kali beliau menghardik adalah saat ambeien beliau salah dioperasi oleh dukun alternatip asal Bumiayu. Salah satu penasihat tertua kerajaan pun memberanikan diri untuk bicara “Beribu maaf Yang Mulia, tenangkanlah dulu gemuruh batin Baginda, agar kita semua bisa tahu dengan lebih seksama ada apa gerangan permasalahan yg nampaknya sangat gawat ini”. Tiba-tiba…Brakkk!!! Baginda raja menghentak mejanya (beberapa penasehat uzur langsung pingsan dan segera dibopong keluar), “Coba baca &lt;em&gt;report&lt;/em&gt; ini!” kata beliau seraya mengirimkan &lt;em&gt;file report&lt;/em&gt; yang dimaksud dengan &lt;em&gt;bluetooth&lt;/em&gt; ke semua laptop penasehatnya. Segeralah ruangan menjadi gaduh karena masing-masing penasehat membaca, mengamati, membelalak, melenguh, dan kemudian sebagian menggeleng-gelengkan kepala tanda prihatin, sebagian mulai berdiskusi, dan tak lama kemudian semua terdiam tidak tahu harus bagaimana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Report yang dimaksud baginda raja adalah report bulanan aset kerajaan itu. Dan FYI aset terbesar dan juga aset utama kerajaan itu adalah dongeng SERIBU SATU MALAM yang legendaris itu. Ternyata dalam tempo kurang dari seminggu aset dongeng kerajaan telah jatuh harganya, harga indeks saham gabungan diseluruh dunia terutama di BEJ untuk SERIBU SATU MALAM co. jatuh ketitik terendah sepanjang sejarah. Buku-buku mereka di pasaran bulan ini tidak laku, bahkan para ibu, menurut survey kak Seto n friends, tidak mau lagi mendongengkan Alibaba dan semacamnya. Gambar dan video tentang kebesaran kisah kerajaan itu jarang lagi ada yang mengunduh di internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa-apaan ini??!!! Siapa bisa memberi penjelasan padaku?” kembali baginda meninggikan suaranya. Para penasehat pun kembali terdiam tak satupun berani bicara bahkan menarik napaspun kesulitan, karena selama ini mereka hidup dalam kemewahan dan jarang sekali mendapatkan masalah sehingga lama-kelamaan mereka tidak waspada saat kerajaan dalam bahaya. Dan dari puluhan penasehat kerajaan hanya satu yang nampak sangat gugup dan berulang kali mengusap peluh di wajahnya serta sekali-sekali melirik ke arah singgasana berharap agar baginda raja tidak melihat dirinya. Namun insting seorang raja tak bisa ditipu, beliau tahu ada hal penting yang diketahui si penasehat gelisah itu. “Hei kamu,” beliau menuding si penasehat “katakan segera apa yang kau ketahui! Jika tidak badanmu akan kujadikan makanan si Popo!” . SI (Sekedar Info) Popo adalah kelinci kesayangan baginda raja yang disulap dari vegetarian menjadi karnivora sejati. Maka tak ayal si pensehat pun semakin menggigil ketakutan. “Ampuun beribu ampun Yang Mulia, hamba akan berusaha menjawab apapun yang Baginda tanyakan”, diapun melanjutkan sebelum baginda keburu membentak, “sudah sejak beberapa hari ini hamba mengamati dan menemukan penyebab jatuhnya nama dongeng SERIBU SATU MALAM”. Raja pun spontan berteriak “Katakan apa dan siapa penyebabnya?!!!” alisnya naik dan matanya terbelalak penasaran. Sang penasehat pun melanjutkan “Kisah kita ternyata dikalahkan oleh kisah baru di pasaran” kali ini semua yang ada di ruangan itu terbelalak “Kisah ini ternyata lebih hebat, karena dalam TIGA HARI ada SEJUTA KISAH”, ruangan pun menjadi gaduh hingga raja memberi isyarat agar semua diam dan agar si penasehat meneruskan penjelasannya, “ampun Baginda, begitulah kenyataannya dan nampaknya kisah-kisah mereka &lt;em&gt;up to date&lt;/em&gt;, penuh gambar dan membuat pembacanya menjadi gembira”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hmmm, tak kusangka ada yang bisa sebegitu hebat di dunia ini, bahkan setelah kita singkirkan para pendongeng besar seperti Agatha Kristi, John Grisam, Fredy eS, AnyErrow, NickKarter, dan lainnya” gumam sang raja, beliau pun bertanya “Apa mereka juga raja seperti aku?” Sang penasehat menjawab “Ampun Baginda, mereka rakyat biasa” Raja kembali bertanya, “apakah mereka paranormal atau punya sihir tertentu?”&lt;br /&gt;“Tidak Baginda, mereka normal walaupun sebagian besar terkadang &lt;em&gt;abnormal&lt;/em&gt; namun sihir juga tidak mereka punya selain sedikit sulap dan seni debus”&lt;br /&gt;Rasa penasaran Baginda Raja bertambah, “Lalu, apa mereka memiliki kelebihan khusus seperti kekayaan berlimpah, kekuatan super, atau keelokan nan rupawan?”&lt;br /&gt;Sang penasehat menjawab “Tidak ada Yang Mulia, mereka bukanlah golongan tajirun seperti yang dituduhkan, juga tidak memiliki kekuatan yang super tapi kalau kelebihan berat badan sih banyak, dan hanya satu dua yang layak menjadi model cover buku kita itupun sudah ada yang punya”. Ia pun melanjutkan penjelasannya “Mereka nampaknya sebuah keluarga besar yang memiliki kesamaan dalam mencintai sebuah klub sepakbola”&lt;br /&gt;“Masa’ iya?” tanya sang raja&lt;br /&gt;“Ya iyyalah…” sahut si penasehat&lt;br /&gt;“Jangan-jangan, mereka punya mantra?”&lt;br /&gt;“ah…paling pol juga mereka nyanyi bareng Baginda, bikin lagu aja di bis malam”&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Hussy&lt;/em&gt;, jangan becanda kamu, apa klub itu sering juara akhir-akhir ini?”&lt;br /&gt;“Ampun Baginda, itulah yang bikin saya heran, sudah 18 tahun lebih klub itu tidak juara liga”&lt;br /&gt;“Lho, apa klub itu menurutmu amat sangat hebat??”&lt;br /&gt;“biasa aja Baginda, manajernya aja perutnya buncit, pemaennya juga biasa, kemaren waktu hamba jalan-jalan kesana mereka nggak istimewa, bahkan untuk membantu keuangan keluarga salah satu pemaen ada yg buka warung, satunya lagi saya temui malah lagi foto-foto ama fans pas lagi jalan-jalan….” Iapun melanjutkan “menurut hamba saat curi dengar dengan satelit spy kita, mereka memiliki hal yang luar biasa namun hamba sendiri belum paham maksudnya, salah satu diantara mereka mengucapkan pesyen-pesyen-pesyen sebanyak tiga kali” Raja pun kehilangan kesabaran “Itu &lt;em&gt;Passion&lt;/em&gt;!” serunya saat menyadari si penasehat bukanlah ahli bahasa,&lt;br /&gt;Serta merta Sang Raja pun bergumam “Rupanya itu salah satu modal mereka, aku nggak habis pikir bagaimana mereka yang tidak punya banyak kelebihan bisa sedemikian hebat membuat begitu banyak cerita indah hanya dalam tempo tiga hari” rupanya sang Raja mulai terkesan dan tertarik akan komunitas ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Penasehat pun mengulas sambil menerawang,&lt;br /&gt;“Menurut analisa hamba, semuanya bagai bongkahan batu kali pilihan yang tersebar hingga kemudian energi alam semesta telah mengumpulkan batu-batu itu dalam pilihan waktu yang tepat dan berada dalam tangan-tangan empu pemahat yang tepat pula sehingga tertata terbangun dalam suatu monumen candi yang luar biasa indah sehingga siapapun akan selalu terkenang saat berada di dalamnya bahkan batu lain sejenispun akan merasa bahwa mereka adalah juga bagian dari candi itu” kemudian sambil menerawang si penasehat meneruskan “kota yang indah berisi insan yang ramah cekatan, para tamu yang istimewa dengan segala tingkah yang luar biasa istimewa, disempurnakan dengan waktu yang sangat tepat dengan segala hasil pertandingan yang hebat saat tahun berganti, sebuah komunitas yang pantas menjadi keluarga, keluarga besar yang memiliki kebanggaan (&lt;em&gt;pride&lt;/em&gt;), identitas (&lt;em&gt;the Reds&lt;/em&gt;), dan kebersamaan (always together), mereka memang pantas disebut keluarga (family) bahkan saat tidak berada disitu” katanya sambil menerawang seakan mengamini bagaimana sejuta kisah itu bisa tercipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terasa air mata menetes dari pelupuk mata sang penasehat kerajaan tersebut, bahkan sang raja pun tak dapat menyembunyikan rasa harunya sehingga serta merta beliau beranjak dari singgasana dan menghampiri si penasehat dan berbisik&lt;br /&gt;“kenalkan aku pada mereka……”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jogja, 010109&lt;br /&gt;00 00 0031&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2833058439724085583-256657796466063815?l=masputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masputro.blogspot.com/feeds/256657796466063815/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2833058439724085583&amp;postID=256657796466063815' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2833058439724085583/posts/default/256657796466063815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2833058439724085583/posts/default/256657796466063815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masputro.blogspot.com/2009/01/alkisah.html' title='Alkisah.....'/><author><name>masputro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13800003979476583067</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_dhzUKW59O1I/SRf46WBRdUI/AAAAAAAAAAM/c3a9qW-2tvo/S220/hampir+sembuh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2833058439724085583.post-619264015296228234</id><published>2008-11-10T16:31:00.000+07:00</published><updated>2008-12-06T09:11:31.201+07:00</updated><title type='text'>Setan Kartu Kredit</title><content type='html'>musim hujan datang lagi, tiada hari tanpa tetesan hujan menerpa wajah, mulai keluar lagi tetesan air dari eternit dibawah genteng yang bocor, kembali banyak jadwal traveling yang berubah karena terhambat hujan, bahkan bukan cuma air....tahun ini ketambahan angin puting beliung yang menumbangkan banyak pohon dan baliho yang menimbulkan kerugian 12 milyar! Itu baru di Jogja, belom lagi kalo memasuki pertengahan musim siap-siap aja baca berita banjir,longsor,angin ribut,badai, atau mungkin tersambar petir......na'udzubillahi min dzalik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nggak tau nih sial apa bukan, tapi waktu sedang asik-asiknya nonton hilight liga champions di tivi kantor kok tiba-tiba ada sales kartu kredit dateng, sebenernya nyariin si bos tapi ternyata yang dicari udah pulang duluan, maka jadilah saya yang menemui sang sales sebagai target market selanjutnya, awalnya sih basa basi doang mungkin karena liat muka saya yang kurang welcome dianya cuma nawarin aja, tapi saat mau pamitan.....alamak....hujan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alih-alih mau pamitan dianya jadi duduk dan mulai fokus ke saya sebagai pelampiasan karena janji temunya dengan calon klien di tempat lain batal gara-gara hujan, mulailah penjelasan tentang kemudahan-keunggulan-keistimewaan hingga cerita seputar kartu kredit Z dijabarkan, hebatnya lagi dia bisa menghubung-hubungkan antara penggunaan kartu kredit dengan sepakbola, mungkin dia tau kalo saya lagi konsen liat gol-gol liga champions, jadi mau nggak mau tetep noleh deh, mau tahu apa yang lebih mengherankan? setelah gagal merayu saya di kartu kredit X yang terdahulu kali ini dia menawarkan merk Z bahkan dia siap membantu di kartu kredit Y....betapa hebatnya perusahaan yang mempekerjakannya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah, tetapi gol nya Kone dan Niang saat melawan PSV tidak membuat saya beralih konsentrasi sehingga sang sales terdiam....nah gitu dong, nunggu hujan aja kok berisik, 3 detik berlalu tiba-tiba beliau bertanya "pernah nyoba MLM mas?"....Oo'oo....gubrak! mulai deh merk MLM A dipromosikan, lalu dilanjutkan MLM cap B, sampai cerita orang yang perbulan pendapatannya 3 milyar! males banget ndengerinnya....tapi saya bisa cerita gini berarti saya ndengerin juga kan? sial! "iya mas....kita nggak usah kerja kalo pohon kita udah ada rantingnya, pokoknya tinggal metik aja uangnya...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemaren, saat jalan-jalan dengan anak saya di mall tiba-tiba anak saya diberi boneka ikan, anak mana yang menolak? maka KTP saya pun diminta untuk difoto kopi dan dalam kurun waktu tidak lebih dari 5 menit data saya sudah diaplikasi untuk pengajuan kartu kredit merk F, dan sekarang kartunya udah nangkring di dompet tanpa saya paham harus buat apa, padahal untuk iuran tahunannya saya harus keluar 150 rebu! uang segitu bisa buat beli boneka ikan 5 biji mas!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dulu setelah keluar dari loket pembayaran tagihan telpon seluler langsung dipromosikan kartu kredit untuk autodebetnya, sampai didatangi ke kantor dan nona sales belum menyerah berjuang hingga akhirnya formulirnya telah berisi tanda tangan saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat sedang anget-angetnya mendukung tim asal inggris kesayanganpun, kok ya sempat ditawari kartu kredit yang gambarnya sang pemain favorit saya, duh....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maaf ya buat teman-teman sales kartu kredit, sama sekali anda bukan pihak yang dipersalahkan (kalo ada yang cara cari konsumennya maksa itupun hanya sebagian oknum saja) karena di Indonesia ini dapat disimpulkan sebagian besar bekerja karena dipaksa oleh keadaan sehingga apapun pekerjaannya asal halal dan bisa bikin dapur ngepul sih sah-sah saja, apalagi teman-teman dibebani target penjualan yang tidak ringan, sistem kapitalis dengan pola egopsikoekonomik (halah....) yang cenderung tidak peka sosial dari perusahaan multinasional ternyata menyerbu seenak udel ke segala penjuru dunia&lt;br /&gt;sebagai warga negara dunia ketiga yang katanya sedang berkembang ini, apa jadinya kalau kita terus menerus dipaksa untuk menjadi penghutang, tidak heran pula kalau pola konsumsi kita meningkat pesat, dan itu ditempuh dengan cara berhutang! satu persatu leher kita dikalungi tali jerat siap untuk mencekik setiap akhir bulan dan sehingga kita dicambuk lebih keras untuk bekerja lebih ngoyo lagi bukan untuk mencari sesuap nasi tapi untuk sekedar melonggarkan tali di leher agar kita masih bisa bernapas bulan ini.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan segala sistem baku yang ternyata sangat mudah untuk diakali, apalagi di negara kita ini yang apapun pasti bisa diakali mulai dari tambal ban, meteran listrik, argo taksi, absen kuliah, ijasah, pendaftaran cpns, bahkan sampai pengadilan dan kasus korupsi, apalagi kalo cuman kartu kredit....gampang buanget kata si setan kartu kredit.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;data yang saya dapat menyatakan nilai transaksi kartu kredit pada 2007 mencapai Rp 72,6 triliun. Itu berarti meningkat dibandingkan transaksi pada 2006 senilai Rp 58,36 triliun. Peningkatan transaksi juga diikuti lonjakan NPL (alias kredit macetnya) kartu kredit dari 8,96 persen(alias 2,15 triliun)  pada 2006 menjadi 11,85 persen (alias 3,18 triliun!!!) pada 2007.&lt;br /&gt;   sedangkan jumlah kartu kredit yang diterbitkan hingga akhir 2007 mencapai 9.148.104 keping atau naik dibandingkan 8.276.761 keping pada 2006.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;sebagai masyarakat yang awam terhadap hal-hal perkreditan dan aturan moneter jelas aja tawaran sales dan kemudahan untuk berhutang menggugah minat terutama yg oportunis kayak saya untuk cari talangan termudah saat ada kebutuhan mendadak, tapi dibalik itu semua dengan cara yang tidak transparan dan sosialisasi aturan maen yang tidak menyeluruh pantas saja kalau saya merasa diakali oleh para setan kartu kredit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;belom lama saya melamuin tiba-tiba telepon berdering, setelah saya angkat terdengar suara yang tidak asing bertanya "selamat siang pak Indra, waah susah banget dihubungi, ini aplikasi yang bapak minta sudah saya siapkan dan siang ini saya ke kantor bapak ya? nanti bapak tinggal tanda tangan saja dan ditunggu nggak sampai seminggu kartu kredit "SetanBank" akan segera jadi, bisa pak? jam 2 ya?......"&lt;br /&gt;buset....kapan saya minta aplikasi? jangan-jangan yang ini setan beneran nih.....???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2833058439724085583-619264015296228234?l=masputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masputro.blogspot.com/feeds/619264015296228234/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2833058439724085583&amp;postID=619264015296228234' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2833058439724085583/posts/default/619264015296228234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2833058439724085583/posts/default/619264015296228234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masputro.blogspot.com/2008/11/setan-kartu-kredit.html' title='Setan Kartu Kredit'/><author><name>masputro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13800003979476583067</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_dhzUKW59O1I/SRf46WBRdUI/AAAAAAAAAAM/c3a9qW-2tvo/S220/hampir+sembuh.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2833058439724085583.post-4455904974343369969</id><published>2008-10-22T23:45:00.000+07:00</published><updated>2008-10-26T04:59:33.631+07:00</updated><title type='text'>Mimpi</title><content type='html'>Teman-teman....saya ingin nanya nih,&lt;br /&gt; saat ini, ya sekarang ini, saat anda membaca tulisan ini....apakah kondisi anda sesuai dengan yang anda impikan sedari kecil? Apakah anda sudah benar-benar mencapainya atau berpuas diri hanya karena sudah berusaha mencapainya?&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Monggo silahkan di reply supaya bisa saya survey prosentasenya, apakah sebagian besar mengecewakan atau malah lebih dari yang diimpikan. Tidak perlu malu atau gengsi karena di alinea seterusnya saya yang akan curhat tentang mimpi-mimpi indah yang sudah dibangun sedjak doeloe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarkan air mengalir, bumi berputar, angin berhembus dan alam melanjutkan siklusnya, begitulah selalu didengungkan para sahabat, handai taulan dan orang-orang disekeliling saya. Pada dasarnya memang kata-kata cenderung pasrah itulah yang menjadi favorit saya agar ringan melakoni setiap babak dalam lakon panggung sandiwara semesta ini. Sangat jarang bagi saya untuk memaksakan diri melakukan sesuatu atau berinisiatif untuk mengubah hal-hal yang nampaknya sudah terplot indah dalam kegiatan sehari-hari, sudah barang tentu ini bukan hal yang bagus untuk ditiru, siapa yang sudi hidup hanya selalu menuruti dan membahagiakan keinginan orang disekitarnya. Namun siapa yang bisa mengukur kadar kebahagiaan seseorang? Hanya yang melakoni sendirilah yang mampu menjiwai dan mengukur kebahagiaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke masalah mimpi tadi, sejak membaca beberapa buku dan diskusi dengan banyak teman saya kembali mempercayai bahwa mimpi yang sudah terpatri sejak kecil bukanlah hal yang sepele. Mimpi dan angan-angan itu secara bawah sadar dan namun konsisten menuntun mata saya untuk suka menonton setiap pertandingan sepak bola dan analisa pertandingannya, mengajak telinga untuk mendengarkan teori-teori finansial, menggoda jari tangan untuk selalu menulis di setiap media yang ada, juga melatih mental untuk senantiasa bersabar saat menghadapi orang maupun menjelaskan sesuatu. Otak ini terstimulus untuk terus mengejar angan-angan saya sedari kecil untuk memiliki sebuah tim sepakbola, menjadi wartawan, mengabdi sebagai guru SD, serta menjadi pengusaha. Walaupun saat melakukan nonton bola, menulis karya, mengajari iqro' , maupun berinvestasi saya sama sekali tidak bermaksud untuk dalam rangka mengejar cita-cita (di Indonesia asal masih bisa makan ayam udah hebat lah....).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat membuka lowongan staff kemaren tiba-tiba saya dihantam kenyataan betapa banyak rakyat kita yang harus bekerja karena dipaksa kondisi, efeknya adalah kita harus bersedia bekerja walaupun bukan pada bidang yang kita inginkan. Badan Pusat Statistik menyebutkan tidak kurang dari 111 juta rakyat indonesia (diatas 15 tahun) yang bekerja sebagai buruh (pekerja) industri sementara 54 juta orang bekerja non industri (guru, pembantu, dll), yang belum beruntung 9,5 jutaan masih nganggur dari 165 juta populasi rakyat usia kerja. Sekali lagi kondisilah yang mengharuskan kita semua untuk mencoba bertahan hidup dengan cara kita masing-masing. Ditengah himpitan kehidupan inilah yang membuat mimpi dan angan-angan kita terus memompa semangat agar kita terus tersenyum karena hari ini kita selangkah lebih dekat mencapai tujuan.&lt;br /&gt;  Boro-boro menggapai impian, untuk bisa makan hari ini saja kita masih hutang ke teman. Belum lagi beli pulsa atau membelikan anak kita mainan. Musim mantenan pun kita bingung mau mementingkan belanja dapur atau buat ngisi amplop sumbangan. Tapi justru saat berjuang inilah kita dituntut untuk terus mensyukuri titik yang sudah kita capai saat ini. Lihatlah kebawah, masih sangat banyak yang hidupnya sengsara, berapa banyak yang merasa dirinya benar karena telah mencuri, berapa banyak yang merasa sah mengambil rejeki orang lain, belum lagi yang terbahak-bahak saat bisa menipu orang lain untuk mentransfer sejumlah uang ke rekeningnya. Apa itu cita-cita mereka? Jelas bukan. Bahkan anak babi pun tidak pernah bermimpi di masa kecilnya untuk diharamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus diakui saya masih jauh dari sekedar bisa memiliki sebuah tim sepak bola yang menghibur rakyat, masih belum sekuku hitam untuk mampu menulis di surat kabar, belum pantas untuk berdiri mengajarkan ilmu di bangku SD, apalagi cocok untuk dianggap pengusaha hebat. Setidaknya saya punya tim Liverpool di game Fantasy Manager, saya bisa menulis di sini, saya mengajari anak saya baca Iqro' , saya punya kartu nama perusahaan......lumayan lah, hari ini saya selangkah lagi mendekati impian. Dan saya terus mengejarnya, selama air masih mengalir, bumi terus berputar, angin tetap berhembus, dan semesta meneruskan energinya maka energi yang terus kita pancarkan akan menyebar dan menangkap energi dari semesta sehingga diteruskan kearah yang semestinya. Mengapa anda harus berhenti bermimpi? Toh, untuk bermimpi di Indonesia Raya ini belum ada pajaknya.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2833058439724085583-4455904974343369969?l=masputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masputro.blogspot.com/feeds/4455904974343369969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2833058439724085583&amp;postID=4455904974343369969' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2833058439724085583/posts/default/4455904974343369969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2833058439724085583/posts/default/4455904974343369969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masputro.blogspot.com/2008/10/mimpi.html' title='Mimpi'/><author><name>masputro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13800003979476583067</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_dhzUKW59O1I/SRf46WBRdUI/AAAAAAAAAAM/c3a9qW-2tvo/S220/hampir+sembuh.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2833058439724085583.post-6951007118725684536</id><published>2008-08-16T17:17:00.000+07:00</published><updated>2008-08-16T17:19:36.456+07:00</updated><title type='text'>constructions in progress</title><content type='html'>silahkan memberikan saran dan pesan selama pengerjaan awal blog ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mohon maaf atas ketidaknyamanannya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2833058439724085583-6951007118725684536?l=masputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masputro.blogspot.com/feeds/6951007118725684536/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2833058439724085583&amp;postID=6951007118725684536' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2833058439724085583/posts/default/6951007118725684536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2833058439724085583/posts/default/6951007118725684536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masputro.blogspot.com/2008/08/constructions-in-progress.html' title='constructions in progress'/><author><name>masputro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13800003979476583067</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_dhzUKW59O1I/SRf46WBRdUI/AAAAAAAAAAM/c3a9qW-2tvo/S220/hampir+sembuh.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry></feed>
