..........
Jangankan untuk menulis, menggerakkan seluruh persendian tubuh agar bangkit melibas segala tantangan kehidupan inipun aku belum fasih….jangankan untuk menasihatimu kawan, memarahi diriku sendiripun aku hanya melenguh….alih-alih bekerja keras mengukir nama di batu semesta justru saat ini aku masih terbuai menjadi tuhan di alam khayal yang kuciptakan sendiri….
Lihatlah para perwira yang telah mengarungi samudra, lambaikan tangan pada pengembara yang berani memilih kehidupannya, tepuk punggung para penyabar nan tekun meyakini jalannya, anggukkan kepala kepada pesohor yang menjunjung langit setinggi mungkin…karena diatas mereka hanya lah langit itu sendiri….
Sementara….si jagoan, anak mama, sayangnya bunda, cucunya eyang, menantu kesayangan bapak ini malah asik merokok di teras, kaki di atas meja, koran terbuka lebar memberitakan perang dan pencabulan sementara sudut matanya hanya menatap hasil pertandingan sepakbola semalam….teh hangat menunggu, mie instan sedang dibelikan, gorengan sudah ludes buat rayahan cacing di perutnya, ada yg kurang nih….o iya, ini bukan jam enam pagi lho….ini jam 11 siang….
Kawan…apakah kau tega melihatku seperti ini….
Apakah kau layak menamai dirimu kawanku?
Kemarilah….ludahi aku saat kau lihat kujilat ludahku sendiri, tatap dengan seksama….pelototi aku kala kuhina manusia yang tak kusadari harkatnya justru diatasku, mari kawan….tampar pipiku jika kutertawa saat sanak saudaraku merintih memanggilku, ayolah….kencingi aku biar kurasakan hangatnya menjadi kecoak……
Naah….begitu dong…nampaknya kau mulai kenal denganku SOBAT….
Senin, Februari 16, 2009
Langganan:
Postingan (Atom)
